Batusankar dan Pagaruyung Palace

Ini kecil, dan kota tua.lebih kurang 50 KM dari Bukittinggi. Dikelilingi oleh persawahan yang indah. Ini adlah tempat pusat kebudayaan Minang Kabau.Di daerah ini anda akan menjumpai contoh-contoh rumah-rumah tradisional,yang sudah tua juga yang baru.Pagaruyung adalah sisi sejarah dari Kerajaan Minang Kabau pada abad ke 14. Disini anda bisa melihat Kearajaan tua tersebut.
Di dekat Batu Sangkar anda akan menemui beberapa bahagian Arkeologi, seperti Batu Bersurat dan Batu Bertikam. Disana  juga ada Relik.

batusankar

Belimbing

Legenda yang dimilikinya dibangun waktu datang Air Bah. Ini adalah situasi di Lereng Gunung Merapi,yang menjadi ayunan dari kebudayaan Minang Kabau.kampung yang bersejarah ini masih dalam refleksi asli, struktur sosial dalam konsep Minang Kabau dari sebuah Kampung.
Sebauah Masjid dan Rumah Perwakilan serta Balai Adat dengan lumbung padi dari saripati dari kampung ini.

Pariangan

Kamoung Pariangan tersebut sebagai tempat perantauan Minang Tertua, lokasinya lebih kurang 15 KmM dari Batu Sangkar dilereng gunung Merapi. Kampung ini kelihatan memelihara masa lalu dengan Masjid tradisioanal dan rumah-rumah yang terbungkus yang diikat dalam kelompok-kelompok sekitar ruang masyarakatnya. Kampung-kampung seperti berlimpah-limpah dikunjungi di kota sekitar Batu sangkar.
pariangang

Bagian barat Suamatra, sepanjang dihuni oleh orang Minang Kabau, ditempati oleh para imigran India pada awal abad ke 2, kemudian menjadi puast agama Budha dari Kerajaan Sriwijaya kemudian berkembang di Sumatra bagian selatan pada awal abad ke 7. Dengan berkurangnya pengaruh dari Kerajaan Sriwijaya pada abad 14, Kerajaan Hindu-Melayu dari Minang Kabau pun berdiri,dengan Pariangan sebagai ibu kotanya. Raja Minang Kabau masuk  Islam pada abad ke 16.